Minyak Tertahan di Level Tinggi Usai Tewasnya Tokoh Keamanan Iran
News
18 March 2026 06:00

Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak dunia mempertahankan penguatannya seiring berlarutnya perang di Timur Tengah. Kabar terbaru menyebutkan pihak Iran telah mengonfirmasi kematian kepala keamanannya, sebuah insiden yang menandai eskalasi baru dalam konflik yang tengah mengguncang pasar energi global.
Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) bergerak stabil di kisaran US$96 per barel setelah melonjak hampir 3% pada perdagangan Selasa (17/3), sementara Brent menetap di atas US$103. Berdasarkan laporan media pemerintah setempat, Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi sekaligus pilar utama kepemimpinan perang Iran, dinyatakan tewas.
Kematian Larijani terjadi di saat Presiden Donald Trump tengah berupaya memulihkan arus perdagangan melalui Selat Hormuz guna meredakan krisis energi global yang kian memburuk. Meskipun pemimpin AS tersebut telah mendesak para sekutunya untuk mengirimkan kapal perang guna membantu membuka kembali jalur yang biasanya mengangkut seperlima pasokan minyak dunia itu, upaya tersebut hingga kini masih menemui penolakan.
"Pembunuhan Larijani adalah masalah besar dan mungkin akan membuat Iran semakin nekat untuk mengganggu aliran minyak," ujar Aaron Stein, Presiden Foreign Policy Research Institute. "Trump jelas sedang berada di bawah tekanan untuk mengawal kapal-kapal tanker—jadi kita menghadapi kemungkinan operasi AS yang sangat tegang dengan cara-cara yang saya yakin ingin dihindari oleh pihak Angkatan Laut."





























