Logo Bloomberg Technoz

Istana Sebut Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza Ditunda

Dovana Hasiana
18 March 2026 05:30

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi saat konferensi pers di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2025). (Bloomberg Technoz/ Dovana Hasiana)
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi saat konferensi pers di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2025). (Bloomberg Technoz/ Dovana Hasiana)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan pemerintah Indonesia menunda pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza. Dia mengatakan penundaan itu terjadi karena eskalasi konflik antara Israel, Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Namun, Prasetyo belum mengelaborasi sampai kapan pengiriman pasukan akan ditunda. Menurutnya, Indonesia menunda pengiriman pasukan tersebut sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Semua di-hold, ya sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ujar Prasetyo kepada awak media, Selasa (17/03/2026). 


Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Indonesia berkomitmen mengirim 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza. Hal ini disampaikan Prabowo di sela-sela pertemuan perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) di Washington D.C., Kamis (19/2/2026) waktu setempat. 

Prabowo mengatakan Indonesia siap mengirim pasukan perdamaian untuk berpartisipasi aktif dalam International Stabilization Force (ISF). Adapun, salah satu tugas ISF adalah menstabilkan lingkungan keamanan di Gaza.