Logo Bloomberg Technoz

BI Rilis Program Baru, Percepat Digitalisasi Keuangan Daerah

Sultan Ibnu Affan
31 October 2025 10:11

Dampak pemangkasan suku bunga acuan oleh BI terhadap bunga perbankan. Ilustrasi kantor Bank Indonesia. (Muhammad Fadli/Bloomberg)
Dampak pemangkasan suku bunga acuan oleh BI terhadap bunga perbankan. Ilustrasi kantor Bank Indonesia. (Muhammad Fadli/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan program baru bernama Peningkatan Kapasitas serta Literasi Sinergi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Katalis P2DD) mulai hari ini, Jumat (31/10/2025).

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, program tersebut nantinya akan membantu percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan daerah, yang pada akhirnya diharapkan dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) hingga produk domestik bruto (PDB).

"Hari ini kami luncurkan program Katalis P2DD, bagaimana kita akan semakin mempercepat digitalisasi keuangan daerah," ujar Perry dalam dalam Festival Ekonomi dan Keuangan Digital (FEKDI) dan ISFE di Jakarta, Jumat (31/10/2025).


Perry mengatakan, program tersebut nantinya akan menyasar kepada seluruh mekanisme pengelolaan keuangan seperti restitusi pajak, penerimaan pajak bumi dan bangunan (PBB), hingga pengelolaan belanja daerah.

Program tersebut nantinya akan mengubah cara kerja Pemda dari berbagai segmen tersebut untuk ditingkatkan lewat digitalisasi melalui sejumlah langkah; seperti peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), penguatan literasi, hingga sinergi.