Saat RI Ribut Wacana E10, di AS Mandatori Bioetanol 15% Ditentang
Azura Yumna Ramadani Purnama
23 October 2025 10:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – Perluasan mandatori bensin dengan campuran etanol 15% atau E15 sedang mendapatkan penolakan di Amerika Serikat (AS), sementara Indonesia justru bersiap mewajibkan penggunaan bioetanol 10% atau E10 pada 2027.
Wacana mandatori E10 kembali digaungkan pemerintah usai polemik pembatalan pembelian base fuel sebanyak 40.000 barel dari Pertamina oleh SPBU Vivo, usai ditemukan adanya kandungan etanol sebanyak 3,5% dalam bensin dasaran Pertamina, padahal ketentuan Ditjen Migas disebut membolehkan hingga ambang batas 20%.
Awal bulan ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tiba-tiba menyampaikan Presiden Prabowo Subianto setuju mandatori E10; sebuah program yang sebenarnya sudah cukup lama dipertimbangkan oleh pemerintah.
Hanya saja, kata Bahlil, rencana bauran bioetanol 10% pada bensin kendaraan bermotor itu masih memerlukan waktu untuk uji coba sebelum diadopsi sebagai kebijakan energi nasional.
“Kemarin malam sudah kami rapat dengan bapak presiden [Prabowo], Bapak Presiden sudah menyetujui untuk direncanakan mandatori 10% etanol,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

































