Lobi Rumit, BBM di SPBU Swasta Terancam Kosong hingga Awal 2026
Redaksi
21 October 2025 11:40

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kekosongan pasokan bensin di SPBU swasta dinilai rawan terjadi hingga awal 2026 jika badan usaha (BU) hilir migas swasta tidak kunjung mencapai kesepakatan soal pembelian base fuel dari PT Pertamina (Persero).
“Kalau para pihak masih saling tidak kompromi, masalah ini akan terus terjadi dan tidak ada solusi. Awal tahun depan baru selesai dengan kuota SPBU swasta sendiri,” ujar praktisi industri migas Hadi Ismoyo ketika dihubungi, Selasa (21/10/2025).
Hadi, yang juga Direktur Utama PT Petrogas Jatim Utama Cendana (PJUC), menyebut target pemerintah untuk memastikan SPBU swasta kembali terisi pada akhir Oktober bisa meleset jika kesepakatan pembelian base fuel tersebut terus berlarut-larut.
Untuk itu, dia menyarankan agar pemerintah melimpahkan sebagian sisa kuota impor milik Pertamina kepada BU swasta untuk memudahkan mereka melakukan pengadaan bensin bagi jaringan SPBU-nya sendiri, tanpa harus menambah kuota impor BBM kumulatif.
"Solusi tercepat, berikan hak kepada masing-masing SPBU swasta untuk impor sendiri dengan kuota Pertamina. Juklaknya [petunjuk pelaksanaannya] adalah; semua paperwork diselesaikan oleh Pertamina, sumber di luar negeri ditunjuk oleh SPBU swasta, tujuan kargo ditunjuk SPBU swasta, pembayaran oleh Pertamina back to back dengan SPBU swasta," terangnya.































