Logo Bloomberg Technoz

Bursa Saham Asia Fluktuatif, Perang Dagang Masih Jadi Sentimen

News
16 October 2025 06:48

Bursa saham Asia. (Bloomberg)
Bursa saham Asia. (Bloomberg)

Jason Scott - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham Asia tampaknya akan mengalami sesi perdagangan yang volatil pada Kamis (16/10/2025), mengikuti fluktuasi Wall Street. Pasalnya, investor mempertimbangkan dampak yang tidak pasti dari eskalasi ketegangan dagang antara AS dan China.

Pasar saham di Shanghai dan Tokyo menunjukkan kenaikan, sedangkan bursa Hong Kong melemah dan Sydney terlihat datar. Kawasan ini akan mencerna implikasi dari sengketa dagang dua ekonomi terbesar dunia yang semakin memanas, setelah Presiden Donald Trump menyatakan AS kini terjebak dalam perang dagang dengan China.


Saham-saham di AS mengalami pergerakan liar semalam. Setelah reli yang mengungkit S&P 500 naik hingga 1,2%, indeks tersebut berbalik melemah sekitar pukul 13.00 waktu New York. Hampir 30 menit kemudian, indeks acuan saham AS kembali ke zona hijau.

Obligasi pemerintah AS stagnan setelah imbal hasil obligasi dua tahun mencapai level terendah tahun ini, sedangkan indeks kekuatan dolar AS turun dua hari beruntun. Yen menguat terhadap dolar AS pada perdagangan awal Kamis.