Bursa Saham Asia Siap Menguat Usai Pasar Global Capai Rekor Baru
News
02 October 2025 06:25

Richard Henderson - Bloomberg News
Bloomberg, Bursa saham Asia bersiap menguat setelah pasar saham global ditutup di level tertinggi baru pada Rabu waktu setempat. Pasalnya, pelaku pasar mengabaikan penutupan (shutdown) pemerintah AS pertama dalam hampir tujuh tahun terakhir.
Indeks saham berjangka Australia, Jepang, dan Hong Kong semuanya meningkat pada Kamis (2/10/2025) pagi, setelah S&P 500 ditutup 0,3% lebih tinggi pada Rabu dan Nasdaq 100 yang didominasi saham teknologi naik 0,5%. Kenaikan ini mengangkat dua indeks acuan AS dan indeks MSCI global ke level tertinggi baru.
Obligasi pemerintah AS (Treasury) menguat, disumbang oleh data payrolls swasta yang memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan suku bunga bulan ini. Imbal hasil Treasury bertenor 10 tahun turun lima basis poin menjadi sekitar 4,1% pada Rabu, sedangkan indeks dolar Bloomberg tetap stabil dan emas naik tipis ke rekor baru.
Pergerakan ini menunjukkan investor masih relatif optimistis terhadap kebuntuan politik di Washington, untuk saat ini. Shutdown mengancam akan menghentikan data ekonomi krusial yang dibutuhkan The Fed untuk membuat keputusan suku bunga. Artinya, ekonom, pelaku pasar, dan pembuat kebijakan akan lebih mengandalkan laporan swasta seperti yang dirilis pada Rabu.




























