“Harapan kami dana segar ini segera cair sebelum Desember 2025 sehingga pada tahun depan kita bisa meningkatkan produktivitas pabrik,” kata dia.
Pada pemberitaan Bloomberg Technoz sebelumnya, Daniel mengatakan rencana bisnis utama yang tengah dijalankan KRAS mencakup empat fokus utama yaitu restrukturisasi hingga efisiensi.
Ia menjelaskan, restrukturisasi lanjutan ditempuh melalui penyusunan rencana penyehatan keuangan yang komprehensif, dengan harapan memperoleh tenor pembayaran yang lebih panjang serta tingkat bunga yang lebih ringan agar kinerja keuangan semakin sehat.
Dari sisi efisiensi, KRAS berupaya mengoptimalkan kapasitas produksi baja serta memangkas biaya pada fasilitas yang kurang produktif. Perseroan juga melakukan efisiensi pembiayaan melalui pembentukan modal kerja.
“Utilisasi pabrik kami terus ditingkatkan, sehingga diharapkan gross margin akan naik,” ungkap Daniel.
Selain itu, perseroan melanjutkan penjajakan kerja sama dengan calon mitra di bidang bahan baku, pengembangan industri baja, kawasan industri, hingga penyediaan energi. Sejalan dengan itu, KRAS juga menyiapkan ekspansi anak usaha, antara lain di bisnis pelabuhan, layanan air industri, serta pengembangan kawasan industri Cilegon dan program hilirisasi produk baja.
(wep)






























