Rupiah Sempat Melemah Pekan Lalu, Pemerintah Diminta Lakukan Ini
Sultan Ibnu Affan
29 September 2025 10:57

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Fakhrul Fulvian menganalisis penyebab nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang pekan lalu terus mengalami pelemahan signifikan, bahkan hingga menyentuh di atas Rp16.700/US$.
Fakhrul menilai pelemahan tersebut disebabkan oleh rencana kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang akan menyiapkan insentif untuk menarik dolar AS milik WNI kembali ke dalam negeri, utamanya dari Singapura. Tetapi, rencana itu dinilainya tidak koheren.
"Pelemahan nilai tukar rupiah ini tidak seharusnya terjadi, jika kebijakan yang dikeluarkan koheren," ujar Fakhrul lewat catatannya hari ini, Senin (29/9/2025).
Fakhrul mengatakan, rencana itu semestinya diiringi dengan kepastian penggunaan valuta asing (valas) yang berhasil masuk ke dalam negeri itu, dapat dimanfaatkan melalui penyaluran berbentuk pinjaman dari berbagai instrumen.
Dolar AS itu, kata dia, juga semestinya harus dapat digunakan penyaluran kredit kepada sektor ekonomi, tetapi dengan sejumlah syarat dan ketentuan. Hal itu diperkirakan dapat membuat pasar menilai ada kebutuhan dolar yang meningkat.































