Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026

Jawaban Purbaya Soal Rupiah: Saya Fokus Penciptaan Ekonomi

Pramesti Regita Cindy
12 February 2026 14:20

Pekerja menghitung uang rupiah di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (19/1/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Pekerja menghitung uang rupiah di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (19/1/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan fokus pemerintah saat ini adalah mendorong pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan, alih-alih merespons pergerakan jangka pendek nilai tukar rupiah.

Menurut Purbaya, kewenangan menjaga stabilitas nilai tukar berada di tangan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter. Sementara itu, peran pemerintah adalah memastikan fondasi ekonomi nasional semakin solid agar mampu menarik arus investasi.

"Untuk saya begini. Saya fokus ke penciptaan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, pada waktu ekonomi tumbuh lebih tinggi dan orang percaya bahwa kita bergerak secara konsisten," kata Purbaya dalam Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 di Financial Hall, Jakarta, Kamis (12/2/2026). 


"Misalnya pertama pasar modal kan gerakannya sama dengan fondasi ekonomi karena keuntungan perusahaan akan naik kan kalau ekonominya bagus. Pasti valuasi naik. Orang akan masuk ke pasar modal. Terjadi tuh. Kalau modal masuk harusnya rupiah apa? Menguat," sambungnya. 

Meski demikian ia menambahkan, sentimen jangka pendek yang terjadi di pasar keuangan menurutnya sulit untuk dikendalikan pemerintah. Namun hal yang penting kata Purbaya adalah memastikan pertumbuhan ekonomi terus meningkat melalui perbaikan iklim investasi dan kemudahan berusaha.