Sebelumnya, nama Sudewo menjadi pembicaraan usai menimbulkan polemik di awal masa jabatannya sebagai Bupati Pati. Dia tiba-tiba mengumumkan kenaikan pajak bumi dan bangunan (PBB) hingga 250% dengan dalih penyesuaian tarif pajak usai tanpa revisi selama 14 tahun terakhir. Masyarakat Pati pun marah karena penyampaian kebijakan tersebut yang kurang baik.
Polemik ini berlanjut meski Sudewo sudah membatalkan rencananya untuk menaikkan PBB. Masyarakat Pati kini ingin politikus Partai Gerindra tersebut meninggalkan kursi jabatannya sebagai Bupati Pati.
(dov/frg)
No more pages





























