Harga rata-rata beras medium di zona 1 dibanderol Rp13.389/kg, zona 2 senilai Rp13.881/kg, dan zona 3 senilai Rp15.990/kg. Adapun, harga rata-rata beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) atau beras Bulog naik tipis sebesar 0,17% dari HET nasional Rp12.500/kg menjadi Rp12.521/kg di tingkat konsumen.
Harga rata-rata beras SPHP di semua wilayah kompak di bawah HET. Secara terperinci, beras SPHP di zona 1 adalah Rp12.246/kg, zona 2 senilai Rp12.737/kg, dan zona 3 senilai Rp13.419/kg.
Harga beras yang masih berada di atas HET ini masih terjadi di tengah upaya Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan juga Bulog untuk melakukan penyaluran beras secara masif demi menurunkan harga beras secara nasional. Beberapa upaya yang sudah dilakukan oleh Bulog diantaranya adalah dengan memasifkan penyaluran beras SPHP melalui pasar tradisional dan juga ritel-ritel modern.
Selain beras, harga rata-rata daging ayam ras dibanderol Rp38.558/kg secara rata-rata nasional. Harga tersebut turun 1,38% dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp38.035/kg dan naik dibandingkan bulan sebelumnya sebanyak 8,9% atau Rp35.408/kg.
Harga Minyakita masih tetap berada di atas HET yakni Rp17.384/liter atau naik 10,73% dari HET sebesar Rp15.700/liter. Sementara harga rata-rata minyak goreng kemasan dan minyak goreng curah masing-masing dijual Rp21.016/liter dan Rp17.282/liter secara nasional.
Beranjak ke pangan lainnya, harga rata-rata telur ayam ras dijual Rp30.091/kg di tingkat konsumen, atau naik 1,45% dibandingkan hari sebelumnya di level Rp29.660/kg. Harga bawang merah di tingkat konsumen dibanderol Rp39.449/kg atau turun 4,82% dari rentang HAP Rp36.500–Rp41.500/kg.
Sementara itu, harga rata-rata bawang putih bonggol seharga Rp37.231/kg secara nasional, atau naik 0,45% dibandingkan hari sebelumnya di level Rp37.065/kg. Harga cabai merah keriting naik 6,59% menjadi Rp58.627/kg dari rentang HAP Rp37.000–Rp55.000/kg. Harga tersebut naik dibandingkan pekan lalu sebesar 2,08% atau Rp57.443/kg.
Demo Buruh
Diberitakan sebelumnya, kalangan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar demo kepung DPR hari ini, Senin (22/9/2025). Demo buruh kepung DPR mengusung tiga tuntutan utama.
Dalam keterangannya, buruh mengusung agenda tegakkan supremasi sipil, segera bentuk Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan. Buruh juga menuntut penghapusan sistem kerja outsourcing dan tolak upah murah.
"Aksi ini akan dipimpin langsung oleh Presiden Partai Buruh dan KSPI Said Iqbal, bersama para pimpinan serikat pekerja nasional," tulis pernyataan KSPI.
(ain)































