Sebelum menuju Ottawa, Presiden Prabowo terlebih dahulu meninjau Paviliun Indonesia di Expo 2025 Osaka. Dari Osaka, Kepala Negara melanjutkan perjalanan ke New York untuk menghadiri Sidang Umum PBB dengan tema Better Together, Eight Years and More for Peace, Development and Human Rights.
Presiden dijadwalkan berbicara pada sesi debat umum ke-3, setelah Presiden Brasil dan Presiden Amerika Serikat, serta mengikuti agenda Two State Solution pada 22 September.
Sementara itu, Indonesia juga tengah mempersiapkan penandatanganan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership (IEU-CEPA) dengan Uni Eropa pada 23 September 2025 di Bali.
Perjanjian ini merupakan hasil dari negosiasi selama hampir satu dekade dan diharapkan dapat meningkatkan perdagangan bilateral yang saat ini mencapai sekitar US$30 miliar per tahun.
IEU-CEPA merupakan perjanjian perdagangan bebas dan kemitraan ekonomi yang menyeluruh antara Indonesia dan Uni Eropa.
Dengan adanya IEU-CEPA, Indonesia berharap dapat mengurangi ketergantungan ekonomi pada China dan Amerika Serikat serta memperluas akses pasar untuk produk-produk Indonesia seperti minyak sawit, tekstil, dan alas kaki ke pasar Eropa.
Penandatanganan CEPA dengan Kanada dan Uni Eropa juga menunjukkan langkah strategis Indonesia dalam memperkuat hubungan ekonomi dengan mitra-mitra utamanya di dunia internasional.
(fik/wdh)


























