Logo Bloomberg Technoz

5 Masalah Serius Ini Alasan MBG Harus Segera Dievaluasi

Dinda Decembria
17 September 2025 13:20

Potongan iklan MBG bergaya kartun diduga memakai teknologi kecerdasan buatan atau artificial inteliigence. (Dok: Tangkapan layar IG @meutya_hafid)
Potongan iklan MBG bergaya kartun diduga memakai teknologi kecerdasan buatan atau artificial inteliigence. (Dok: Tangkapan layar IG @meutya_hafid)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai kritik tajam menyusul kasus yang viral di SDN 17 Napo Polewali Mandar dan MTs Negeri 2 Brebes. 

Kedua sekolah itu sempat meminta orang tua menandatangani surat pernyataan yang membebaskan pihak penyelenggara dari tanggung jawab jika terjadi keracunan makanan, bahkan melarang kasus dibicarakan ke publik.

Menurut Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), polemik ini menguak setidaknya lima masalah serius dalam pelaksanaan MBG. 


"Pertama, sekolah dan madrasah dijadikan “bumper” sehingga orang tua maupun pihak sekolah dipaksa menanggung risiko kesehatan murid, padahal tanggung jawab utama ada pada pemerintah,"kata Ubaid dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (17/09).

Kedua, lemahnya pengawasan pemerintah daerah, terutama dinas pendidikan dan dinas kesehatan, yang tidak hadir memastikan standar pangan, distribusi, serta keamanan makanan.