Logo Bloomberg Technoz

Bos Garuda Indonesia (GIAA) Buka Suara soal Merger Pelita Air

Mis Fransiska Dewi
17 September 2025 10:55

Pesawat Garuda Indonesia di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (4/12/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pesawat Garuda Indonesia di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (4/12/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk atau GIAA buka suara soal kabar yang menyebut pihaknya akan melakukan aksi korporasi berupa merger atau akuisisi dengan anak usaha PT Pertamina (Persero), yakni maskapai Pelita Air.

Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani mengungkapkan wacana tersebut masih berada di tahap penjajakan. Dia menerangkan saat ini Garuda Indonesia masih terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait.

“Terkait dengan wacana konsolidasi BUMN sektor penerbangan hingga saat ini masih berada di tahap awal penjajakan, dan terkait hal tersebut Perseroan masih terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait,” kata Wamildan dikutip dari keterbukaan informasi, Rabu (17/9/2025). 


Menurutnya, saat ini perseroan tengah dalam proses diskusi tahap awal bersama pihak-pihak terkait.

Wamildan menambahkan progres dari rencana merger ini akan disampaikan lebih lanjut sekiranya terdapat perkembangan signifikan berkaitan dengan tahapan maupun realisasi atas rencana strategis tersebut.