Logo Bloomberg Technoz

Rp200 Triliun Bisa Jadi Pengungkit Baru Ekonomi Indonesia

Redaksi
15 September 2025 13:35

Ekonomi RI Tumbuh 5,12%, Lampaui Ekspektasi, Ungguli Malaysia, Singapura (Diolah dari Berbagai Sumber)
Ekonomi RI Tumbuh 5,12%, Lampaui Ekspektasi, Ungguli Malaysia, Singapura (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah resmi menggelontorkan dana likuiditas sebesar Rp200 triliun ke sistem perbankan. Tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk mempercepat kinerja perekonomian nasional melalui penyaluran kredit ke sektor usaha produktif.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, penempatan dana tersebut di bank milik pemerintah diarahkan agar benar-benar disalurkan ke dunia usaha. “Kalau sektor usaha yang disalurkan kredit tidak tepat, tidak akan mampu memberikan daya ungkit terhadap perekonomian,” ungkapnya.

Delapan Sektor dengan Efek Pengganda


NEXT Indonesia Center telah melakukan simulasi untuk melihat sektor mana yang berpotensi memberi efek pengganda terhadap pertumbuhan ekonomi. Rentang data yang digunakan mencakup 2014–2024, dengan pengecualian tahun 2020 karena dianggap anomali akibat pandemi Covid-19.

Direktur Eksekutif NEXT Indonesia Center, Christiantoko, menjelaskan bahwa terdapat delapan sektor dengan efek pengganda lebih dari satu kali. “Secara rata-rata, kucuran kredit ke dunia usaha atau sektoral, mampu mengungkit perekonomian sekitar 1,44 kali. Ini menandakan, jika penyaluran kredit disalurkan ke sektor yang tepat, maka berpotensi mengungkit PDB sektoral lebih dari satu kali,” ungkapnya.