Nepal Cari PM Sementara usai Protes Besar Berujung Kerusuhan
News
12 September 2025 16:40

Swati Gupta - Bloomberg News
Bloomberg, Para pemimpin protes di Nepal dan pihak militer telah menggelar pembicaraan selama dua hari untuk memilih pemimpin interim sekaligus memulihkan ketertiban setelah kerusuhan berdarah menumbangkan kepemimpinan senior negara Himalaya itu pekan ini.
Mantan Ketua Mahkamah Agung Sushila Karki muncul sebagai kandidat kuat untuk posisi tersebut, menurut laporan Press Trust of India, Jumat (12/9). Jika terpilih, ia akan menjadi perdana menteri perempuan pertama di Nepal. Media India juga menyebutkan nama Kulman Ghising, Direktur Utama Otoritas Listrik Nepal, sebagai calon alternatif. Pengalaman Ghising dalam perdagangan dan distribusi listrik dinilai berharga bagi Nepal yang memiliki potensi besar di bidang tenaga air.
Siapa pun yang terpilih akan menandai pergeseran dari lingkaran politik tradisional, sebuah langkah yang dianggap sebagai upaya meredam gelombang protes anak muda yang menuntut diakhirinya korupsi yang telah mengakar.
Nepal saat ini menghadapi krisis politik paling serius dalam beberapa dekade terakhir. Para demonstran Gen Z — sebagian besar remaja dan anak muda — membanjiri jalan-jalan setelah pemerintah tiba-tiba melarang penggunaan sejumlah platform media sosial populer. Keputusan mendadak pemerintah untuk mencabut kembali larangan itu tidak berhasil menenangkan situasi. Kerusuhan justru kian meluas dengan aksi demonstrasi yang berubah menjadi kekerasan, menyebabkan ratusan orang luka-luka dan sejumlah gedung pemerintah dibakar. Sedikitnya 51 orang tewas, menurut laporan AFP pada Jumat yang mengutip keterangan polisi setempat.
































