Mahasiswa Iran Demo Lagi, Teriakkan Perlawanan Terhadap Rezim
News
23 February 2026 06:00

Arsalan Shahla - Bloomberg News
Bloomberg, Gelombang demonstrasi anti-pemerintah kembali mengguncang berbagai universitas di Iran untuk hari kedua berturut-turut. Aksi ini menjadi ujian bagi stabilitas keamanan setelah tindakan keras yang mematikan terhadap demonstran bulan lalu.
Rekaman video yang beredar di media sosial pada Minggu (22/2) menunjukkan massa meneriakkan yel-yel yang ditujukan langsung kepada pemimpin negara, tuntutan pembebasan tahanan politik, hingga bentrokan antara demonstran dan pasukan keamanan di Teheran dan kota-kota lainnya.
Protes besar-besaran mulai menyapu Iran bulan lalu, dipicu oleh memburuknya kondisi ekonomi dan kegagalan pemerintah. Aksi yang semula memprotes biaya hidup tersebut berubah menjadi tuntutan nasional untuk mengakhiri kepemimpinan ulama di negara itu. Pemerintah merespons dengan tindakan keras yang tercatat sebagai penindasan paling mematikan dalam sejarah Republik Islam tersebut.
Video dari Universitas Teknologi Amir Kabir Teheran—yang selama ini dikenal sebagai titik api protes—memperlihatkan mahasiswa bentrok dengan milisi Basij, pasukan paramiliter bentukan pemerintah. Sementara itu, rekaman dari Universitas Teknologi Khajeh Nasir Toosi menunjukkan mahasiswa meneriakkan slogan, "Kami melawan, kami mati, kami akan merebut kembali Iran."































