Dengan demikian, dari tiga sektor tersebut, yaitu infrastruktur, consumer non-cyclicals, dan properties & real estate secara kolektif telah menyumbang lebih dari Rp7,5 triliun atau sekitar 72,5% dari total dana IPO yang terkumpul sepanjang tahun 2025.
Melihat dari sisi jumlah perusahaan tercatat, sektor healthcare mendominasi jumlah pencatatan terbanyak dengan total pencatatan empat perusahaan baru di BEI sepanjang tahun ini. Sektor healthcare tersebut terdiri dari PT Medela Potentia Tbk (MDLA), PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK), PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH), dan PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT).
Total dana yang berhasil dikumpulkan dari keempat perusahaan tercatat ini mencapai sekitar Rp900 miliar. Kehadiran sektor kesehatan dalam jumlah signifikan menunjukkan bahwa industri kesehatan dalam arti luas tetap menjadi fokus strategis bagi perusahaan maupun investor pascapandemi.
Selain sektor yang disebutkan sebelumnya, terdapat sektor lain yang turut meramaikan IPO dan pencatatan saham di BEI sepanjang 2025. Sektor basic materials dan consumer cyclicals masing-masing juga menghadirkan tiga perusahaan, dengan dana terhimpun sekitar Rp436 miliar dan Rp292 miliar.
Dari sektor Energi, dua perusahaan berhasil menghimpun Rp825 miliar, sementara sektor keuangan juga menambah dua perusahaan dengan total dana Rp262 miliar. Adapun sektor transportasi & logistik menyumbang satu perusahaan dengan perolehan dana sekitar Rp141 miliar. Meskipun kontribusi dana dari sektor-sektor tersebut relatif lebih kecil, keberadaan sektor lain juga menambah warna sekaligus memperkaya keragaman profil perusahaan tercatat di BEI pada tahun 2025.
Secara keseluruhan, tren IPO tahun 2025 menunjukkan bahwa sektor infrastruktur menjadi motor utama penghimpunan dana, sementara sektor healthcare tampil dominan dari sisi jumlah perusahaan tercatat. Kombinasi kekuatan sektor-sektor besar dan partisipasi berbagai industri lainnya mencerminkan ketahanan serta daya tarik pasar modal Indonesia di tengah kondisi global yang dinamis. Hal ini sekaligus menegaskan peran BEI sebagai wadah strategis bagi perusahaan untuk bertumbuh dan bagi investor untuk memperluas investasi.
(tim)






























