Logo Bloomberg Technoz

Purbaya Resmi Menkeu, Prabowo Mau Fokus Pro-Growth

Redaksi
09 September 2025 08:10

Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa di kantor Bloomberg Technoz, Jakarta, Rabu (16/4/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa di kantor Bloomberg Technoz, Jakarta, Rabu (16/4/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Purbaya Yudhi Sadewa resmi ditunjuk sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati yang dikenal luas sebagai figur teknokrat berpengaruh. Sebelum menjabat, Purbaya merupakan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan memiliki rekam jejak panjang sebagai ekonom.

Menurut Ari Jahja, analis Macquarie, keberlanjutan disiplin fiskal akan sangat menentukan. “Eksekusi kebijakan adalah kunci untuk membangun kredibilitas. Kami menilai penting agar batas defisit fiskal 3% dari PDB tetap dijaga,” ujarnya. 

Ia menambahkan bahwa Purbaya telah mendukung program prioritas pemerintah dan percaya pertumbuhan ekonomi di atas 6% masih memungkinkan.


Ari juga menyoroti risiko pasar keuangan. "Risiko arus keluar modal asing tetap ada dalam jangka pendek, meski pada Agustus terjadi arus masuk lebih dari US$675 juta. Pasar menunggu kecepatan eksekusi reformasi struktural dalam jangka menengah,” katanya.

Terkait belanja pemerintah, Ari menegaskan pentingnya akselerasi di paruh kedua tahun ini. “Pengeluaran pemerintah yang meningkat pada semester II akan sangat krusial untuk mendorong pertumbuhan, apalagi defisit fiskal sudah diperkirakan melebar hingga Juli,” jelasnya.