Logo Bloomberg Technoz

Harga BBM Pertamax dkk Diramal Turun 5%—10% pada September

Mis Fransiska Dewi
30 August 2025 14:00

Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Cek SPBU dari Laporan Konsumen (Dok. Pertamina)
Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Cek SPBU dari Laporan Konsumen (Dok. Pertamina)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Indonesia diprediksi mengalami penurunan 5%—10% pada September 2025 dari bulan sebelumnya, salah satunya dipengaruhi peningkatan produksi oleh OPEC+.

Ekonom energi dari Universitas Padjadjaran Yayan Satyakti mengatakan idealnya harga Pertamax RON92 berada di rentang Rp11.100—Rp11.700 per liter dari harga Rp12.200/liter bulan ini. 

“Jadi angka idealnya penurunan harga minyak dunia terhadap harga BBM 5%—10%. Idealnya harga BBM Pertamax berada di Rp11.100—Rp11.700 per liter,” kata Yayan saat dihubungi, Sabtu (30/8/2025). 


Yayan menuturkan harga BBM pada September 2025 berpotensi turun, selaras dengan proyeksi Energy Information Administration (EIA) pada Short Term Energy Outlook bulan ini memprediksi harga minyak dunia dari US$71/barel pada Juli turun ke level US$58/barel. 

“Penurunan harga minyak ini didorong oleh peningkatan produksi oleh OPEC+, sehingga kemungkinan pasokan minyak dunia menjadi meningkat. Bahkan, idealnya harga minyak akan turun pada 2026 hingga US$51/barel,” ujarnya.