Menyitir Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Selasa (19/8/2025) pukul 16.00 WIB, harga rata-rata beras premium di tingkat konsumen mencapai Rp16.247/kg secara nasional. Harganya naik 9,04% dari HET nasional beras premium yang dipatok sebesar Rp14.900/kg.
Kenaikan harga beras premium terjadi di semua wilayah, di zona 1 senilai Rp15.441/kg, zona 2 senilai Rp16.571/kg, dan zona 3 senilai Rp19.459/kg. Adapun HET beras premium di zona 1 adalah Rp14.900/kg, zona 2 senilai Rp15.400/kg, dan zona 3 senilai Rp15.800/kg.
Kondisi serupa juga terjadi pada harga beras medium yang secara rata-rata nasional juga naik menjadi Rp14.458/kg. Harga beras tersebut naik 15,88% dari HET nasional yang semestinya di level Rp12.500/kg.
Harga rata-rata beras medium di semua wilayah kompak naik dan melampaui HET. Perinciannya, harga rata-rata beras medium di zona 1 dibanderol Rp13.870/kg, zona 2 senilai Rp14.579/kg, dan zona 3 senilai Rp17.711/kg.
Untuk diketahui, HET beras medium di zona 1 dipatok Rp12.500/kg, zona 2 senilai Rp13.100/kg, dan zona 3 adalah Rp13.500/kg.
Sementara itu, harga rata-rata beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) atau beras Bulog naik tipis sebesar 1,02% dari HET nasional Rp12.500/kg menjadi Rp12.627/kg di tingkat konsumen.
Harga rata-rata beras SPHP di semua wilayah kompak di bawah HET. Secara terperinci, beras SPHP di zona 1 adalah Rp12.325/kg, zona 2 senilai Rp12.844/kg, dan zona 3 senilai Rp13.387/kg.
(ell)



























