Logo Bloomberg Technoz

Menteri Amran Klaim Harga Beras Mulai Turun di Sejumlah Provinsi

Mis Fransiska Dewi
19 August 2025 18:30

Calon pembeli memilih beras di Pasar Induk Beras, Cipinang, Jakarta, Rabu (14/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Calon pembeli memilih beras di Pasar Induk Beras, Cipinang, Jakarta, Rabu (14/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengeklaim harga beras di sejumlah provinsi sudah mulai turun lantaran sebelumnya harga komoditas tersebut kerap bertengger di atas harga eceran tertinggi (HET). Penurunan tersebut didorong oleh penyerapan gabah dengan harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram (kg).

"Dua hari yang lalu kami terima laporan dari Bulog, harga beras di beberapa daerah penghasil padi itu sudah mulai turun," kata Amran ditemui usai panen raya Program Jaksa Mandiri Pangan di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/8/2025). 

Amran memerinci beberapa provinsi yang mengalami penurunan harga beras mencakup Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, Sulawesi Selatan, hingga Aceh.


Menurutnya, jika harga beras di lini hulu alias dalam bentuk gabah sudah turun, maka harga di tingkat hilir juga akan mengikuti. Dia juga menyebut penurunan harga beras di masyarakat juga merupakan hasil dari penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) oleh Perum Bulog.

"Kita akan kucurkan [beras SPHP] 1,3 juta ton, dan ini mungkin tertinggi sepanjang sejarah yang kita salurkan. Biasanya cuma 300.000 atau 200.000 ton," ungkapnya.