Kelangkaan Diesel Global Diprediksi Lanjut hingga Tahun Depan
Redaksi
22 September 2026 15:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kelangkaan diesel secara global akibat perang di Iran dan Ukraina diperkirakan tak akan mereda hingga tahun depan, sehingga memperpanjang lonjakan biaya bahan bakar yang pada akhirnya membebani perekonomian di seluruh dunia.
Proyeksi tersebut didasarkan pada indikator pasar penyimpanan dan pelaku industri.
Di Amerika Serikat, menurut American Automobile Association, seperti dilaporkan Bloomberg News, rata-rata harga nasional diesel mulai naik menjadi US$6,505 per Sabtu (19/9/2026) waktu setempat.
Tanda lain ketatnya pasokan yang terus berlanjut mulai terlihat di pasar penyimpanan. Perusahaan penyulingan dan trader di Amerika Utara enggan memperpanjang kontrak sewa penyimpanan diesel karena minimnya bahan bakar yang tersedia untuk disimpan, sebagaimana ditunjukkan oleh data dari broker penyimpanan, The Tank Tiger.
COO The Tank Tiger, Steven Barsamian mengatakan kapasitas penyimpanan diesel yang tersedia untuk disewakan di Amerika Utara dan Kepulauan Karibia—pusat perdagangan utama—telah melonjak ke angka tertinggi dalam empat tahun terakhir, yakni 13 juta barel pada Oktober, naik dari 11 juta barel pada Juni.
































