Mengukur Ketangguhan Pemerintah Hadapi Kelangkaan Beras di Ritel
Ibnu Affan
21 September 2026 11:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kalangan pakar memperkirakan pemerintah tengah menghadapi dilema baru dalam mengatasi kelangkaan beras jenis premium di jaringan ritel modern dalam beberapa waktu terakhir. Di saat bersamaan, Perum Bulog turut menghadapi tantang besar untuk memenuhi kebutuhan itu.
Pengamat Pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Khudori mengatakan berdasarkan data per 14 September 2026, stok beras komersial BULOG hanya sekitar 160.000 ton dari total stok yang dikelola sebanyak 4,72 juta ton.
Bulog sendiri menjadi perusahaan andalan pemerintah dalam stabilitasi pasokan dan harga, dengan setiap bulan menggelontorkan beras, terditi dari 75.000 ton preium dan 35.000 ton medium.
Dengan volume tersebut, kata Khudori, stok premium secara hitungan kasar hanya akan mencukupi sekitar dua bulan ke depan.
"Setelah itu, berasnya dari mana?," ujar Khudori dalam catatannya, Senin (12/9/2026).































