Logo Bloomberg Technoz

Penjualan Motor Naik Saat Mobil Lesu, Sinyal Ekonomi Kian Berat

Merinda Faradianti
09 August 2025 17:00

Pengendara mengendarai sepeda motor di Canggu, Bali. (Nyimas Laula/Bloomberg)
Pengendara mengendarai sepeda motor di Canggu, Bali. (Nyimas Laula/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, JakartaPakar Kebijakan Publik dari Institute for Development of Policy and Local Partnerships (IDP-LP) Riko Noviantoro mengatakan naiknya angka penjualan kendaraan roda dua menjadi bukti bahwa biaya transportasi publik belum ideal secara ekonomi

Seperti diketahui, penjualan motor naik sekitar 15% di saat penjualan mobil turun sebesar 8,6% secara year-on-year (yoy) pada laporan semester-I 2025.

"Sinyal biaya ekonomi yang berat, sehingga warga beralih beli roda dua. Di samping faktor kemacetan yang kian tak terkendali," katanya pada Bloomberg Technoz, Sabtu (9/8/2025).


Riko melanjutkan, fenomena meningkatnya penjualan kendaraan pribadi roda dua juga memperlihatkan aspek perkotaan yang tidak sehat.

"Karena indentik dengan tidak menariknya transportasi umum. Hal ini perlu jadi perhatian pemerintah mengingat bertambahnya kendaraan pribadi menjadi beban infrastruktur dan polusi udara," tambahnya.