Ekspansi EV Tertahan di 2026, Terbatas di Kota Besar
Redaksi
18 January 2026 13:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Euforia mobil listrik yang memuncak di tahun 2025 nampaknya akan segera berakhir seiring dengan berakhirnya program insentif bagi mobil listrik oleh pemerintah.
Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif dari ITB bilang bahwa meski masih akan terjadi perang harga mobil listrik di tahun 2026, namun penjualannya akan terkonsentrasi di beberapa wilayah.
“Tahun 2026 ini kecil kemungkinannya jadi tahun ekspansi EV besar-besaran yang merata di seluruh pasar seperti tahun 2024-2025 lalu walau perang harga EV tetap bakal jalan di kantong-kantong tertentu, terutama di kota tier-1, kalangan early adopter, dan segmen armada/fleet” sebut Yannes.
Hal ini menurut Yannes diakibatkan oleh sejumlah insentif yang berakhir per 31 Desember 2025. Dampaknya, di awal 2026 terdapat risiko kenaikan harga dan efek wait and see dari pasar yg masih tertekan daya belinya.
“Akibatnya, ekspansi EV cenderung selektif dan sangat bergantung pada seberapa cepat pemerintah menerbitkan skema pengganti yang memberi kepastian harga.” kata Yannes.

































