Logo Bloomberg Technoz

Turun 50% di 2025, Penjualan Mobil Mewah Diprediksi Loyo di 2026

Redaksi
18 January 2026 08:00

BMW 5 saat peluncuran pada pameran GIIAS 2024 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (17/7/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
BMW 5 saat peluncuran pada pameran GIIAS 2024 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (17/7/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar mobil mewah di Indonesia terus tergerus di tahun 2025. Hal ini terlihat dari total penjualan beberapa mobil premium tahun lalu. 

BMW misalnya, menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mobil premium asal Jerman ini hanya tercatat membukukan penjualan sebesar 1922 unit sepanjang tahun. Artinya, penjualan BMW turun 58,9% dibandingkan tahun 2024 sebesar 4674 unit.

Kendaraan mewah asal Jerman lainnya, Mercedes juga tercatat hanya menjual 1263 unit di tahun 2025. Lebih rendah 42,7% dibandingkan dengan penjualan Mercedes di tahun 2024 sebanyak  2205 unit.


Yannes Martinus Pasaribu, Pengamat Otomotif dari ITB mengatakan bahwa di tahun 2026, pasar mobil mewah tak otomatis rontok namun cenderung tergerus secara selektif.

“Terutama pada subsegmen entry luxury yg masih sensitif terhadap pembiayaan serta pada ceruk luxury EV dan luxury MPV yg paling mudah diserang oleh premium China berbasis value for money seperti Denza D9 dan beberapa brand China hitech lainnya yg akan masuk di 2026 ini.” kata Yannes kepada Bloomberg Technoz belum lama ini.