Logo Bloomberg Technoz

“Sehingga IHSG diperkirakan terkonsolidasi di kisaran level psikologis 7.500,” paparnya.

Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham BMRI, JPFA, ADMR, ADRO, dan SCMA.

CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, Menguatnya Bursa Wall Street dan berlanjutnya penguatan harga emas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.

Sementara itu aksi jual investor asing, potensi lebih rendahnya pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua tahun ini yang menurut konsensus akan tumbuh 4,80% yoy (1Q25 : 4,87% yoy) dan adanya spekulasi terkait kecilnya peluang saham grup PP masuk ke dalam indeks MSCI berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG.

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 7.380–7.295 dan resistance 7.550–7.635,” tulis riset CGS International. Dengan saham-saham pilihan versi CGS meliputi meliputi ADMR, INCO, EXCL, UNTR, ASII, dan ADRO.

Berseberangan dengan itu, Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG akan menguat, didorong oleh sentimen tensi dagang yang sudah membaik, rilis laporan keuangan yang kurang baik sudah tercermin dari pelemahan IHSG, serta ekspektasi translasi kebijakan moneter di semester kedua 2025.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan menguat,” mengutip paparan Panin Sekuritas, yang juga mencermati untuk kemudian rebound menuju resistance 7.680.

Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ERAA, ASII, dan BBNI.

(fad/wep)

No more pages