Pada wilayah bagian timur Indonesia, selain Maluku-Papua, pulau Sulawesi juga mencatat inflasi tertinggi pada Sulawesi Tenggara dan terendah pada Sulawesi Utara dengan masing-masing sebesar 3,72% dan 2,04%.
Pada kesempatan tersebut, Pudji sebelumnya telah melaporkan Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami inflasi 0,3% pada Juli 2025. Artinya, terjadi kenaikan IHK dari 108,27 pada Juni 2025 menjadi 108,60 pada Juli 2025.
Pudji menyebut, inflasi secara tahunan tercatat sebesar 2,37%, sedangkan inflasi tahun berjalan sejak Januari hingga Juli 2025 (year-to-date/ytd) tercatat sebesar 1,69%.
"Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan inflasi 0,74% dan memberi andil inflasi 0,22%," kata Pudji.
Komoditas yang dominan mendorong inflasi adalah beras dengan andil 0,06%. Kemudian, tomat dan bawang merah dengan andil masing-masing 0,05%. Selanjutnya cabai rawit memberi andil 0,04%, bensin dengan andil 0,03%, dan telur ayam ras serta biaya sekolah dasar memberi andil masing-masing 0,02%.
Selain itu, masih ada komoditas yang memberi andil deflasi, yakni tarif angkutan udara dengan andil deflasi 0,03%.
(lav)






























