RI Sulit Tiru Malaysia Turunkan BBM Subsidi, Mending Ganti BLT?
Azura Yumna Ramadani Purnama
29 July 2025 12:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pemerintah Indonesia dinilai sulit mengikuti jejak Pemerintah Malaysia yang berencana menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, sebab beban fiskal di negara ini terbilang besar dan subsidi berpotensi dinikmati seluruh golongan masyarakat.
Peneliti Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Badiul Hadi menjelaskan, dalam jangka pendek, pemerintah dapat mengubah subsidi energi menjadi bantuan langsung tunai (BLT).
Dana tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan untuk menghadapi kenaikan harga BBM usai subsidi energi diubah. Langkah itu dinilai perlu dilakukan bersamaan dengan meningkatkan subsidi transportasi umum, untuk menunjang mobilitas masyarakat.
“Bijaknya pemerintah tidak menurunkan harga BBM secara umum karena justru akan membebani APBN dan dinikmati kelompok yang tidak tepat. Sebaliknya, fokus harus pada pemberian subsidi langsung seperti BLT kepada warga miskin yang datanya jelas dan transparan, serta memberi kompensasi tambahan saat harga minyak dunia melonjak tajam,” kata Badiul, dihubungi Selasa (29/7/2025).
Sementara itu, untuk jangka panjang, dia mendorong pemerintah mereformasi skema subsidi BBM dari intervensi harga menjadi hanya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.































