Langkah ini “mencerminkan visi nasional yang melihat olahraga sebagai pendorong pembangunan dan wadah untuk mempromosikan saling pengertian serta perdamaian antarbangsa,” kata Sheikh Joaan bin Hamad Al Thani, Presiden Komite Olimpiade Qatar.
Qatar menghabiskan sekitar $300 miliar untuk pembangunan stadion, hotel, jalan raya, dan sistem metro baru di Doha menjelang Piala Dunia. Kota ini juga akan menjadi tuan rumah Asian Games 2030, dan menurut Komite Olimpiade Qatar, sebagian infrastruktur dari ajang itu dapat digunakan kembali untuk Olimpiade 2036.
Seperti negara Teluk lainnya, seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, Qatar telah memanfaatkan ajang olahraga untuk memperkuat soft power mereka dan menarik wisatawan. Secara geopolitik, Qatar merupakan sekutu utama Amerika Serikat di Timur Tengah dan berperan sebagai mediator dalam berbagai konflik global, termasuk perang antara Israel dan Hamas di Gaza.
Olimpiade Musim Panas berikutnya akan diselenggarakan di Los Angeles pada 2028 dan di Brisbane, Australia, pada 2032.
(bbn)




























