Logo Bloomberg Technoz

DME Batu Bara Rp164 T Dicap Tak Ekonomis, Bisa Rugikan Danantara

Azura Yumna Ramadani Purnama
23 July 2025 14:10

Barges of coal during unloading./Bloomberg-Ben Kilb
Barges of coal during unloading./Bloomberg-Ben Kilb

Bloomberg Technoz, Jakarta – Investasi gasifikasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) senilai Rp164 triliun dikhawatirkan bakal membebani keuangan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, lantaran proyek tersebut dinilai tidak ekonomis dan harga produknya kurang kompetitif.

Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi Pertambangan (Pushep) Bisman Bakhtiar menyatakan tidak ekonomisnya proyek DME batu bara tecermin dari minimnya investor yang tertarik berinvestasi pada komoditas yang dirancang sebagai substitusi impor gas minyak cair atau liquified petroleum gas (LPG) itu.

“Jadi memang rencana proyek tersebut mempunyai potensi besar, tetapi juga risikonya sangat besar. Terlalu riskan bagi keuangan negara,” kata Bisman ketika dihubungi, Rabu (23/7/2025).


Dengan begitu, Bisman meminta pemerintah dan Danantara untuk mengalkulasikan biaya yang akan timbul serta nilai keekonomian produk DME, jika digunakan sebagai pengganti LPG. Langkah tersebut penting agar menghindari masalah hukum pada masa mendatang.

Sebaran 18 proyek hilirisasi dan ketahanan energi RI./dok. ESDM

Harga Tinggi