Logo Bloomberg Technoz

Pembobolan data di Hong Kong terjadi setelah insiden serupa di Inggris dan Korea Selatan pada awal bulan ini, di mana para peretas mencuri data pelanggan dari Louis Vuitton, merek terbesar dari LVMH Moet Hennessy Louis Vuitton SE.

Data Klien Christian Dior Couture Dibobol dalam Serangan Siber (Bloomberg)

Christian Dior Couture, label LVMH lainnya, juga melaporkan pada bulan Mei bahwa data pelanggannya disusupi dalam serangan siber.

Kantor pusat Louis Vuitton di Prancis menemukan aktivitas mencurigakan dalam sistem komputernya pada 13 Juni dan menemukan pada 2 Juli bahwa pelanggannya di Hong Kong terkena dampaknya, kata kantor komisaris privasi, mengutip Louis Vuitton Hong Kong Ltd. Cabang Hong Kong diberitahu tentang insiden tersebut pada hari yang sama dan menyerahkan laporan kebocoran data pada tanggal 17 Juli, kata kantor tersebut.

Perwakilan Louis Vuitton Hong Kong dan LVMH tidak segera menanggapi permintaan komentar. Media lokal termasuk Ming Pao mengutip Louis Vuitton Hong Kong yang mengatakan bahwa database yang bocor tidak mengandung informasi pembayaran apa pun.

Tas dari brand luxury ternama asal Prancis, Louis Vuitton. (Bloomberg)

(bbn)

No more pages