Terbebani Saham Teknologi, Wall Street ditutup Stagnan
News
19 July 2025 09:30

Jessica Menton- Bloomberg News
Bloomberg, Perdagangan saham di Amerika Serikat ditutup nyaris tanpa perubahan pada perdagangan Jumat (19/7), setelah pelemahan sektor teknologi dan energi menahan kenaikan sektor lainnya. Namun demikian, indeks S&P 500 tetap mencatatkan kenaikan mingguan ketiga dalam empat pekan terakhir, ditopang oleh membaiknya sentimen konsumen yang menyentuh level tertinggi dalam lima bulan.
Indeks S&P 500 tergelincir kurang dari 0,1% usai menyentuh rekor tertinggi sehari sebelumnya. Indeks Nasdaq 100 turun 0,1% setelah juga mencetak rekor baru pada Kamis. Meskipun laporan kinerja Netflix Inc. melampaui ekspektasi pada hampir semua metrik utama, sahamnya justru turun 5,1% akibat aksi ambil untung setelah menguat hampir 40% sejak April. Netflix menjadi salah satu penekan terbesar indeks Nasdaq 100.
Saham American Express Co. juga membebani kinerja S&P 500, dengan penurunan lebih dari 2% setelah perusahaan mencatat kenaikan beban di kuartal kedua, seiring investasi di bidang manajemen risiko dan teknologi untuk nasabah kelas atasnya.
Secara mingguan, S&P 500 naik 0,6%, sedangkan Nasdaq 100 menguat lebih dari 1%. Sektor utilitas, yang dikenal memiliki valuasi relatif rendah dan menawarkan dividen stabil memimpin kenaikan pada Jumat. Di sisi lain, sektor energi, layanan kesehatan, dan komunikasi mengalami pelemahan. Saham Exxon Mobil Corp. merosot 3,5% setelah Chevron Corp. memenangkan persaingan 20 bulan untuk mengakuisisi Hess Corp. senilai USD53 miliar.






























