Logo Bloomberg Technoz

Proyek yang dimaksud adalah renovasi dua gedung bersejarah yang menjadi markas besar The Fed di Washington, D.C. Proyek ini menjadi sasaran kritik Presiden Donald Trump, Vought, dan para sekutunya, terutama setelah adanya peningkatan anggaran serta kesaksian Powell di Kongres beberapa waktu lalu.

Kritik terhadap proyek renovasi ini muncul bersamaan dengan tekanan politik dari Trump dan pejabat pemerintahannya yang mendesak The Fed untuk segera memangkas suku bunga. Namun hingga saat ini, para pembuat kebijakan di The Fed masih menahan suku bunga tetap, sambil menunggu dampak lebih lanjut dari kebijakan Trump, termasuk tarif dan langkah-langkah ekonomi lainnya, terhadap inflasi dan pasar tenaga kerja.

Sikap The Fed yang hati-hati ini kerap memancing kemarahan Trump terhadap Powell, dengan presiden yang secara terbuka sering melontarkan cercaan terhadap pimpinan bank sentral tersebut.

Di tengah polemik ini, anggota DPR dari Partai Republik, Anna Paulina Luna asal Florida, pada Kamis juga menulis di platform X bahwa ia akan secara “kriminal merujuk” Powell ke Departemen Kehakiman untuk “penyelidikan atas dugaan sumpah palsu” terkait renovasi tersebut. Namun, perlu dicatat bahwa rujukan semacam itu dari anggota parlemen tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat.

(bbn)

No more pages