Logo Bloomberg Technoz

Laporan ketenagakerjaan menunjukkan perlambatan yang meluas di pasar kerja, memperkuat alasan untuk pemangkasan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan. Gubernur BOE Andrew Bailey telah menyoroti memburuknya kondisi ketenagakerjaan sebagai alasan untuk mulai menurunkan suku bunga, dengan peluang pemangkasan 25 basis poin bulan depan kini berada di atas 80%.

Pertumbuhan gaji (di luar bonus) turun menjadi 5% dalam tiga bulan hingga Mei dari sebelumnya 5,3%, dengan inflasi upah di sektor swasta melambat ke 4,9% dari 5,2%, untuk pertama kalinya di bawah 5% sejak awal 2022.

“Perlambatan pertumbuhan upah sektor swasta pada Mei dan tanda-tanda pelemahan lebih lanjut dalam permintaan tenaga kerja menegaskan bahwa kelonggaran (slack) mulai terbentuk di pasar tenaga kerja. Bagi Bank of England, data ini memberikan sedikit kepastian bahwa inflasi yang membandel akhir-akhir ini tidak akan mendorong tuntutan kenaikan upah. Kami perkirakan ini akan jadi pertimbangan penting dalam rapat bank sentral berikutnya, dan kami melihat peluang pemangkasan suku bunga 25 bps pada Agustus,” kata Ana Andrade dan Dan Hanson, ekonom Bloomberg.

Jumlah pekerja bergaji kini turun 185.000 dibanding Oktober lalu, sebelum Menteri Keuangan Rachel Reeves mengumumkan perubahan anggaran yang meningkatkan beban biaya kerja bagi pengusaha. Angka ini masih lebih baik dibanding penurunan 276.000 yang diperkirakan ONS bulan lalu.

Bukti dampak ekonomi dari anggaran pertama Reeves kian terlihat dalam sejumlah data. Kenaikan pajak dinilai turut memicu kontraksi beruntun dalam Produk Domestik Bruto (PDB) pada April dan Mei, dan juga disalahkan atas kenaikan inflasi menjadi 3,6% pada Juni, berdasarkan data yang dirilis Rabu.

Meski telah mendapat peringatan dari pengawas fiskal Inggris bahwa kenaikan pajak berisiko menghambat pertumbuhan, Reeves kemungkinan harus kembali mengajukan pajak tambahan pada musim gugur ini. Tahun lalu, ia menyatakan bahwa kenaikan pajak tersebut merupakan langkah satu kali untuk menutup defisit anggaran warisan pemerintahan Konservatif sebelumnya.

“Meski inflasi sedikit naik, pelonggaran di pasar tenaga kerja memberikan ruang bagi BOE untuk secara bertahap melonggarkan kebijakan suku bunga,” kata Sanjay Raja, ekonom Deutsche Bank UK. “Pendekatan yang bertahap dan hati-hati saat ini tampaknya paling tepat. Kami juga belum melihat alasan cukup kuat untuk mempercepat pemangkasan suku bunga. Pasar tenaga kerja memang melemah, tapi tidak secepat yang ditunjukkan data awal.”

Revisi data besar-besaran ini menimbulkan ketidakpastian baru mengenai seberapa besar pengurangan perekrutan yang sebenarnya terjadi. Ini bisa mempengaruhi narasi kebijakan moneter BOE pada saat krusial dalam menentukan seberapa jauh suku bunga dapat dipangkas.

Laporan ketenagakerjaan juga mencatat Jumlah lowongan kerja dalam tiga bulan hingga Juni turun 56.000 menjadi 727.000, lebih rendah dari level sebelum pandemi.

Jumlah orang yang masuk dalam kategori “tidak aktif” yakni tidak bekerja dan tidak mencari kerja, turun signifikan. Sekitar 139.000 orang masuk kembali ke pasar kerja dibanding kuartal sebelumnya, menurunkan total angka tidak aktif menjadi 9,1 juta. Hampir seluruh penurunan berasal dari kelompok yang sebelumnya “mengurus rumah tangga”.

Gaji riil (setelah disesuaikan dengan inflasi) naik 1,8%, memperpanjang tren pertumbuhan selama 22 bulan berturut-turut. Namun, ini merupakan kenaikan riil paling lambat sejak November 2023, mencerminkan kombinasi antara inflasi yang kembali naik dan perlambatan pertumbuhan gaji.

(bbn)

No more pages