“Itu memerlukan dua hal: persatuan di dalam Uni Eropa dan jalur komunikasi yang baik dengan Presiden AS,” tambah pemimpin dari Partai Uni Demokrat Kristen (CDU) tersebut.
Ketika ditanya apakah Jerman mendukung penerapan tarif balasan terhadap AS, Merz menjawab, “Ya, tapi tidak sebelum 1 Agustus.” Ia mengungkapkan telah berdiskusi secara intensif akhir pekan lalu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen, serta melakukan percakapan langsung dengan Trump pada Jumat.
“Kami ingin memanfaatkan waktu ini, dua setengah minggu ke depan sebelum Agustus, untuk mencari solusi,” kata Merz. “Saya benar-benar berkomitmen untuk itu.”
(bbn)
No more pages





























