Didukung Non-Migas, Total Ekspor RI Naik 6,98%
Dovana Hasiana
01 July 2025 11:54

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai ekspor kumulatif Indonesia di sepanjang Januari hingga Mei 2025 mencatatkan kenaikan sebesar 6,98% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh sektor industri pengolahan yang memiliki andil sebesar 12%.
“Ekspor sektor industri pengolahan yang naik cukup besar ini diantaranya adalah minyak kelapa sawit, logam dasar bukan besi, kimia dasar organik yang bersumber dari hasil pertanian, semikonduktor dan komponen elektronik lainnya, serta mentega lemak dan minyak kakao.” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini, Selasa (1/7/2025).
Dengan demikian, di sepanjang Januari hingga Mei 2025, total nilai ekspor mencapai US$111,98 miliar. Nilai ekspor migas tercatat senilai US$5,92 miliar atau turun 11,26%. Sementara itu, nilai ekspor non-migas tercatat naik sebesar 8,22% dengan nilai US$106,06 miliar. Kemudian jika dilihat menurut sektor, peningkatan nilai ekspor non-migas secara kumulatif terjadi di sektor industri dan pertanian.
Nilai ekspor non-migas ke China mencatatkan kenaikan sebesar 8,38% secara year on year atau sebesar US$24,25 miliar dengan pangsa pasar 22,87%. Peningkatan ekspor non-migas juga terjadi di negara di kawasan Amerika Serikat, ASEAN dan Uni Eropa mengalami peningkatan sementara ke India mengalami penurunan.
Ekspor di Bulan Mei 2025.
Pada Mei 2025, nilai ekspor mencapai US$24,61 miliar atau naik 9,68% dibandingkan Mei 2024. Nilai ekspor migas tercatat senilai US$1,11 miliar atau turun 21,71%. Nilai ekspor non-migas tercatat naik sebesar 11,80 persen dengan nilai US$23,50 miliar.




























