Logo Bloomberg Technoz

IHK Juni 2025 Alami Inflasi 0,19%, Lebih Tinggi dari Konsensus

Dovana Hasiana
01 July 2025 11:42

Harga Pangan Mulai Naik, Cabai Keriting Tembus Rp92.927kg, Bawang Putih Rp56.111kg (Bloomberg)
Harga Pangan Mulai Naik, Cabai Keriting Tembus Rp92.927kg, Bawang Putih Rp56.111kg (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) pada Juni 2025 mengalami inflasi 0,19% secara bulanan. Angka ini lebih tinggi dari konsensus pasar yang memperkirakan inflasi Juni hanya akan naik 0,12%.

Pudji Ismartini, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa menjelaskan kenaikan IHK tercatat dari 108,07 pada Mei menjadi 108,27 pada Juni 2025.

"Secara tahunan, terjadi inflasi 1,87% pada Juni 2025 (dibanding Juni 2024), dan secara tahun kalender inflasi (Januari-Juni) tercatat 1,38%," kata pudji dalam konferensi pers, Selasa (1/7/2025).


Dia menyebutkan, secara month-to-month, kelompok pengeluaran penyumbang inflasi terutama adalah kelompok makanan minuman dan tembakau, yakni sebesar 0,46% dengan andil inflasi 0,13%.

Masih secara bulanan, komoditas dominan yang mendorong inflasi adalah beras, yang memberikan andil inflasi 0,04%. Komoditas lain yang memberikan andil inflasi adalah tarif angkutan udara dengan andil 0,04%, cabai rawit 0,03%, bawang merah tomat dan emas perhiasan 0,02%. Di sisi lain, komoditas yang masih memberi andil deflasi antara lain, cabai merah dan bawang putih dengan andil deflasi 0,03%. Terakhir, bensin dengan andil deflasi 0,02%.

Konsensus pasar yang dihimpun Bloomberg sejauh ini memperkirakan, inflasi IHK pada Juni akan naik 0,12% setelah pada Mei terjadi deflasi.