Kata Danantara Soal Kerugian Konsorsium KAI-WIKA di Proyek Whoosh
Dovana Hasiana
01 August 2026 19:15

Bloomberg Technoz, Jakarta – Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi Danantara Dony Oskaria mengakui beban keuangan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) atau Whoosh ditanggung oleh pemegang saham dalam konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI).
Hal ini terjadi karena konsorsium yang terdiri dari PT Kereta Api Indonesia, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Jasa Marga Tbk. (JSMR), dan PT Perkebunan Nusantara VIII memiliki saham sekitar 60% di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dan terdapat tagihan yang belum diselesaikan.
“Kalau ditanya dulu kenapa begitu? Ya tentu silakan cari tahu. Namun, saya hanya membenarkan bahwa memang ya terbebani. WIKA terbebani, mereka punya saham di KCIC. Ada tagihan dia yang juga belum diselesaikan, ini menjadi beban buat mereka,” ujar Dony kepada awak media di Istana Kepresidenan, Jumat (31/7/2026).
Dony mengatakan Danantara tengah berupaya menyelesaikan persoalan yang ada di badan usaha milik negara (BUMN).
Dia menyinggung sederet permasalahan yang belakangan terjadi, termasuk soal dugaan rekayasa keuangan yang terjadi di PT Pos Indonesia.
































