Logo Bloomberg Technoz

Pabrik ini dibangun di atas lahan seluas sekitar 350 hektare di Karawang, dengan fasilitas pendukung yang dirancang untuk menunjang produksi kertas industri secara terintegrasi.

Secara keseluruhan, proyek ini semula dirancang menelan investasi sebesar US$3,62 miliar. Setelah dilakukan penyesuaian, Kurniawan menyebut investasi mencapai sekitar US$3 miliar, terdiri dari US$2,2 miliar untuk pembangunan tahap pertama dan US$700 juta untuk tahap kedua.

Sebelumnya, operasional pabrik dijadwalkan dilakukan dalam tiga tahap berdasarkan jenis mesin. Mesin white paper pertama semula direncanakan berjalan pada kuartal III/2024, disusul brown paper pada kuartal IV/2024, dan mesin white paper kedua pada kuartal III/2025.

INKP juga sempat merencanakan mesin brown paper beroperasi pada kuartal I/2025, white paper pertama pada kuartal II/2025, dan white paper tahap kedua mundur ke kuartal II/2027. Sebelum akhirnya memutuskan menunda pembangunan tahap kedua. 

Produksi Kertas 2024 

INKP sendiri saat ini memiliki tiga pabrik yang berlokasi di Perawang, Riau, Serang serta Tangerang, Banten.

Sepanjang tahun 2024, volume produksi INKP menunjukkan kinerja yang relatif stabil dengan sedikit dinamika antar lini produk. Produksi pulp tercatat sebesar 3,071 juta ton, turun tipis 0,1% dibandingkan 3,074 juta ton pada 2023.

Sementara itu, produksi kertas budaya justru mengalami peningkatan 3,1% secara tahunan (yoy), dari 1,38 juta ton menjadi 1,43 juta ton. Namun, produksi kertas industri mengalami penurunan sebesar 2,6% menjadi 2,03 juta ton, dibandingkan 2,08 juta ton pada tahun sebelumnya. Di segmen tisu, volume produksi naik sedikit sebesar 1,4% dari 74 ribu ton menjadi 75 ribu ton.

Pabrik Kertas Indah Kiat. (Dok. indahkiat.co.id)

Berbeda dengan produksi, kinerja penjualan justru mencerminkan tekanan pasar. Penjualan pulp pada 2024 tercatat sebesar 1,88 juta ton, mengalami penurunan 6,4% dari 2,01 juta ton pada 2023. Penjualan kertas budaya juga turun sebesar 2,8% menjadi 1,36 juta ton dari sebelumnya 1,40 juta ton. Di sisi lain, penjualan kertas industri tercatat sebesar 1,73 juta ton, turun 4,0% dari 1,80 juta ton tahun lalu. Penjualan tisu pun ikut terkoreksi sebesar 4,0% menjadi 72 ribu ton dari 75 ribu ton.

Berikut perbandingan volume produksi dan penjualan INKP selama lima tahun (2020-2024) dalam ribuan ton:

Volume produksi Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP).

(dhf)

No more pages