Logo Bloomberg Technoz

Sementara itu, penurunan rasio PLM syariah sebesar 100 bps dari 3,5% menjadi 2,5% untuk Bank Umum Syariah (BUS), dengan fleksibilitas repo sebesar 2,5%. Penurunan ini juga ditujukan untuk memberikan fleksibilitas pengelolaan likuiditas oleh perbankan, yang berlaku efektif sejak 1 Juni 2025.

Perry mengatakan perluasan dua kebijakan itu merupakan upaya untuk meningkatkan penyaluran kredit dari sisi perluasan sumber dana perbankan. Kredit pada April 2025 tumbuh sebesar 8,88% (yoy), lebih rendah dari 9,16% (yoy) pada Maret 2025. BI memperkirakan pertumbuhan kredit perbankan pada 2025 akan berada pada kisaran 8–11%.

Kondisi likuiditas perbankan secara umum masih memadai, tetapi pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) cenderung melambat dari 5,51% (yoy) pada awal Januari 2025 menjadi 4,55% (yoy) pada April 2025. Kondisi ini mendorong persaingan dalam pendanaan antar bank dan perlunya memperluas sumber pendanaan lainnya di luar DPK. 

(lav)

No more pages