Logo Bloomberg Technoz

Sebagai emiten pendatang baru, PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) mengaku mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe) 200,63 kali. Dengan aksi korporasi ini Fore mengumpulkan dana hingga Rp353,44 miliar dari pelepasan 1,88 miliar lembar saham. 

Rencana penggunaan dana seperti tertuang dalam keterangan tertulis diantaranya; Rp275 miliar untuk memperluas jaringan outlet kopi dengan target pembangunan 140 outlet baru dalam dua tahun ke depan; Rp60 miliar untuk ekspansi vertikal melalui pembukaan outlet donat oleh anak perusahaan; Rp18,44 miliar untuk mendukung kebutuhan modal kerja operasional.

Catatan pendapatan perusahaan Rp727 miliar dengan CAGR 112%. Raihan EBITDA diklaim sebesar Rp135 miliar atau 187% bertumbuh secara yoy. Saat kondisi pasar ekuitas yang tidak sedang baik-baik saja, FORE tetap menjalankan penawaran umum perdana saham.

Menurut Komisaris Utama Fore Coffee sekaligus Co-Founder & Managing Partner East Ventures, Willson Cuaca, kondisi pasar yang sedang melemah justru memberikan peluang bagi investor jangka panjang untuk mendapatkan saham dengan valuasi yang lebih menarik. 

"Dalam situasi apapun, selalu ada investor yang melihat peluang. Yang penting adalah bagaimana perusahaan membangun fundamental bisnis yang kuat agar tetap menarik di mata investor," ujar dia dalam keterangan sebelumnya.

Ia menekankan bahwa IPO ini hanya menawarkan primary shares, yang artinya pemegang saham eksisting tidak memiliki niat untuk menjual sahamnya dalam waktu dekat, klaim Wilson.

Terkait penurunan saham FORE dalam dua hari terakhir, Wilson menyampaikan bahwa pembentukan harga seluruhnya merupakan mekanisme pasar. Ia justru menduga hal ini terkait permintaan yang tinggi atas IPO FORE di masa lalu.

"Mungkin karena permintaan IPO yang tinggi makanya demand tinggi. Kalau ada investor yang berpikiran short term tentu mereka bebas jual, sehingga harga bakal naik turun," pungkas Wilson.

*) Artikel ini mendapat pembaruan dengan penambahan tanggapan atas penurunan harga saham FORE. 

(wep)

No more pages