Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Terus Merangsek Naik di Tengah Tensi Iran-Israel

News
12 April 2024 07:10

Produksi gas lepas pantai Husky-CNOOC Madura Limited. (Dok: Pemkab Sumenep)
Produksi gas lepas pantai Husky-CNOOC Madura Limited. (Dok: Pemkab Sumenep)

Yongchang Chin - Bloomberg News

Bloomberg, Minyak kembali menguat menjelang laporan dari Badan Energi Internasional (IEA) mengenai prospek pasar karena para pedagang bersiap menghadapi potensi serangan terhadap Israel oleh Iran atau proksinya.

West Texas Intermediate (WTI)) naik menuju US$86 per barel setelah ditutup 1,4% lebih rendah di sesi sebelumnya. Brent menetap di dekat US$90.

OPEC mempertahankan prospek pertumbuhan permintaan minyak global yang kuat tahun ini dalam laporan bulanannya pada Kamis, karena para pedagang terkemuka dan bank-bank Wall Street memberikan nada yang lebih bullish pada harga.

Hal yang menjadi latar belakang adalah kemungkinan meningkatnya permusuhan di Timur Tengah. Amerika Serikat (AS) yakin serangan terhadap Israel oleh Iran atau proksinya akan segera terjadi sebagai respons terhadap serangan terhadap kompleks diplomatik AS di Suriah pekan lalu.