Saham Teknologi Asia Berpeluang Menguat, Mengekor Bursa AS
News
04 November 2026 06:40

Toby Alder — Bloomberg News
Bloomberg, Saham teknologi Asia diperkirakan menguat setelah kembali bergairahnya perdagangan saham berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mendorong kenaikan Wall Street, sementara investor menantikan hasil pemilihan paruh waktu (midterm elections) di Amerika Serikat (AS).
Kontrak berjangka indeks saham Korea Selatan dan Taiwan mengindikasikan penguatan, sementara kontrak berjangka Australia melemah. Kontrak saham Jepang bergerak sedikit turun seiring kembalinya para pelaku pasar setelah libur.
Saham-saham produsen cip AS melonjak. Philadelphia Semiconductor Index naik 2,6% setelah sebelumnya mengalami aksi jual besar-besaran akibat kekhawatiran terhadap besarnya belanja AI. Pemulihan tersebut turut mengangkat Nasdaq 100 sebesar 0,7%.
Menambah optimisme pasar, Super Micro Computer Inc. dan Advanced Micro Devices Inc. sama-sama memberikan proyeksi pendapatan yang lebih tinggi dari perkiraan. Sementara itu, Meta Platforms Inc. mencatat permintaan yang solid untuk penerbitan obligasi pertamanya dalam enam bulan terakhir.




























