Prasasti Proyeksi Tekanan Ekonomi Baru Terasa Pada Kuartal IV
Redaksi
04 November 2026 18:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Prasasti Center for Policy Studies (Prasasti) memproyeksi bahwa tekanan ekonomi Indonesia baru akan terasa di kuartal IV-2026 mendatang. Hal ini karena dampak harga minyak, El Niño, dan kebakaran hutan diproyeksi baru akan tertransmisi di akhir 2026.
“Sementara ruang untuk stimulus tambahan terbatas karena beban subsidi energi berisiko naik dan agenda prioritas nasional turut menyerap APBN [Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara],” sebut riset Prasasti, Rabu (4/11/2026).
Dari sisi eksternal, konflik di Timur Tengah dan perlambatan ekonomi dunia mendorong harga minyak naik dan menekan Indonesia sebagai negara pengimpor energi.
Dampak harga minyak mentah Indonesia (ICP) yang mencapai rata-rata US$92 per barelpun mulai terasa di bulan Oktober dengan kelompok transportasi, terutama bensin yang menyumbang 0,59% ke angka inflasi tahunan.
Hal ini berdampak pada neraca eksternal dengan defisit transaksi berjalan yang melebar pada kuartal II dan rupiah di kisaran Rp18.000/ US$ yang membuat kebijakan harus memprioritaskan stabilitas makroekonomi.




























