Logo Bloomberg Technoz

Pada Oktober 2024, Ahrie terpilih menjadi ajudan Presiden Prabowo Subianto dari unsur Polri. Saat itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyebut Ahrie merupakan satu dari enam personel Polri yang mengikuti seleksi ajudan presiden.

Akan tetapi, Ahrie bersama tiga perwira tiga matra TNI yang ditetapkan sebagai ajudan presiden justru tak pernah bertugas bersama Prabowo Subianto. Ketua Umum Partai Gerindra tersebut memilih untuk mengangkat sejumlah ajudan pribadinya menjadi ajudan presiden.

Dari sisi pendidikan, Ahrie merupakan lulusan Akpol 2002 dan memiliki gelar doktor Ilmu Kepolisian. Dia menyelesaikan pendidikan doktoralnya pada 2018 dengan penelitian mengenai penguatan budaya etika di kepolisian tingkat resor.

Pada Oktober 2025, Ahrie mendapatkan promosi menjadi brigadir jenderal (Brigjen) setelah bertugas sebagai Penyelidik Pengamanan Internal Utama Tingkat II Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri.

Setahun kemudian, dia dipercaya menduduki jabatan Kadivkum Polri dengan pangkat Irjen. Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

(mef/frg)

No more pages