“Untuk nilai ekspor non-migas ke Amerika Serikat tercatat sebesar US$25,39 miliar terutama didominasi oleh mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya,” kata Ateng.
Ekspor mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya ini tercatat sebesar US$4,03 miliar atau mencapai 15,8% dari total keseluruhan ekspor RI ke AS.
Sementara itu ekspor pakaian dan akesesorinya (rajutan) dan alas kaki tercatat masing-masing sebesar US$2,27 miliar dan US$2,22 miliar yang masing-masing berkontribusi terhadap 8,97% dan 8,76% terhadap total ekspor RI ke negara Paman Sam.
“Sedangkan untuk nilai ekspor non-migas ke India tercatat sebesar US$15 miliar terutama didominasi oleh bahan bakal mineral ini HS27 dengan sharenya 31,50% dan naik sebesar 14,85% secara C to C-nya.” kata Ateng.
Nilai ekspor bahan bakar mineral ke India tersebut mencapai US$4,72 miliar.
Sementara ekspor lemak dan minyak hewani/nabati ke India sepanjang Januari hingga September 2026 mencapai US$2,95 miliar dengan pangsa 19,68%. Ekspor mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya tercatat sebesar US$1,38 miliar dengan pangsa 9,25%.
(ell)


























