Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Dibuka Menguat, Selaras dengan Mata Uang Asia

Tim Riset Bloomberg Technoz
30 October 2026 09:17

Nasabah menukarkan uang rupiah ke dolar AS di tempat penukaran uang asing di Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Nasabah menukarkan uang rupiah ke dolar AS di tempat penukaran uang asing di Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah buka perdagangan terakhir bulan ini, Jumat (30/10/2026), dengan penguatan terbatas 0,07% ke Rp18.120/US$. Diliputi berbagai sentimen pemberat, rupiah tetap berhasil melanjutkan penguatan 0,13% ke Rp18.108/US$ pada 09:05 WIB. 

Rupiah mendapat angin segar dari sentimen risk-on yang mengarah ke pasar negara berkembang. Dari Asia, mata uang bergerak di zona hijau.

Ringgit menguat paling tajam 0,32%, peso Filipina 0,3%, yen Jepang 0,19%, baht Thailand 0,13%, dan dolar Singapura 0,1%. Sedangkan won Korea Selatan menguat lebih berbatas bersama yuan China dan dolar Hong Kong.


Sebaliknya, dolar Taiwan melemah cukup tajam, yakni 0,38%. 

Mata uang Asia, Jumat (30/10/2026). (Bloomberg)

Mata uang kawasan hari ini masih tertopang oleh kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) yang mengirim sinyal lebih dovish ketimbang sebelum rapat Federal Open Market Committee (FOMC) digelar.